Blog

  • Polda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Hoaks

    Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

    Perlu diketahui bahwa setiap tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional di Indonesia. Peringatan tersebut kerap diwarnai dengan berbagai kegiatan, termasuk penyampaian aspirasi oleh sejumlah elemen masyarakat sebagai bagian dari dinamika demokrasi.

    Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan dan memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Selasa (22/9/2026)

    Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya penyampaian pendapat di muka umum. Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang- undangan serta menjaga ketertiban umum.

    “Mari bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat. Sampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tuturnya.

    Polda Jawa Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab serta tidak ikut menyebarkan konten provokatif, berita bohong, maupun informasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

    Dengan adanya imbauan tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang, kritis dalam menerima informasi, dan mengutamakan sumber informasi resmi dalam memperoleh perkembangan terkait situasi keamanan maupun kegiatan penyampaian pendapat pada 24 September 2026.

    Bandung 22 September 2026

  • Tingkatkan Layanan dan Keselamatan, Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Aplikasi Jawara dan E-Ramcek

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat meluncurkan dua aplikasi internal untuk mengoptimalkan kinerja jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) di lapangan. Kedua aplikasi tersebut yakni Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek.

    Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol Reydian Kokrosono menjelaskan, inovasi digital ini bertujuan agar setiap tindakan kepolisian di tengah masyarakat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan responsif.

    “Aplikasi internal ini mendukung kinerja kita ke depan, sehingga tindakan kita di tengah-tengah lapangan benar-benar responsif dan lebih cepat,” ujar Reydian di Markas Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

    Reydian memaparkan, aplikasi pertama, yaitu Jawara Lalu Lintas, berfungsi untuk memanajemen operasional lalu lintas. Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan Regional Traffic Management Center (RTMC) dan gawai (tablet) milik para Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) di wilayah kerja Polda Jabar.

    Melalui Jawara Lalu Lintas, pihaknya dapat berkolaborasi secara seketika (real-time) dengan berbagai stakeholder terkait untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas)

    Sementara itu, untuk aplikasi kedua yakni E-Ramcek, Ditlantas Polda Jabar melakukan digitalisasi terhadap proses inspeksi keselamatan kendaraan (ramp check) yang selama ini masih dilakukan secara manual.

    Dalam pengembangan aplikasi ini, Polda Jabar turut didukung oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

    “Selama ini ramp check sudah kita laksanakan tapi masih manual, belum terdata, dan tidak punya big data untuk evaluasi. Dengan E-Ramcek, ke depan ketika kita melangkah melaksanakan pemeriksaan, kita sudah punya data riwayat kendaraan tersebut,” jelas Reydian.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa Dalam sistem E-Ramcek, kondisi kelayakan kendaraan akan terlihat mulai dari kendaraan dinilai tidak layak jalan, kendaraan diperbolehkan beroperasi, namun dengan sejumlah catatan perbaikan dan kendaraan dalam kondisi prima, di mana seluruh komponen utama maupun komponen tambahan dinyatakan lengkap dan berfungsi baik.

    “Tujuan akhirnya, kita ingin menjamin keselamatan berlalu lintas, khususnya terhadap para sopir, angkutan umum, serta kendaraan- kendaraan besar yang beroperasi di wilayah Jawa Barat,” tegas Kombes Hendra.

    Bandung, 22 September 2026

  • Dirlantas Polda Jabar Tekankan Pelayanan Presisi dan Kolaborasi

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menggelar acara syukuran peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Markas Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

    Dalam momentum peringatan ini, jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) ditekankan untuk terus meningkatkan pelayanan yang Presisi serta memperkuat kolaborasi demi melayani masyarakat dengan maksimal.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto S.I.K., M.H mengatakan, perayaan ini sejalan dengan tema besar yang diusung oleh Korlantas Polri, yakni mewujudkan Polantas yang Presisi dan senantiasa mengabdi untuk negeri.

    “Artinya, segala hal yang kita berikan kepada masyarakat harus benar-benar presisi, harus benar-benar tepat, baik itu tepat sasaran maupun tepat cara bertindak kita di lapangan,” ujar Kapolda Jabar.

    Menurut Dir Lantas Kombes Pol. Reydian Kokrosono, di usia yang menginjak 71 tahun ini, masyarakat menaruh harapan besar agar Polantas dapat benar-benar mengimplementasikan semangat Presisi tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas.

    Selain mengedepankan semangat Presisi, jajaran Ditlantas Polda Jabar juga terus menjalankan prinsip kerja yang digagas oleh Kapolda Jabar melalui program “Jawaraga” (Jaga Raga Jawa Barat).

    Kombes Reydian menjelaskan, program tersebut menuntut anggota kepolisian untuk memiliki sikap adaptif, kolaboratif, responsif, proaktif, dan solutif.

    “Prinsip kerja beliau (Kapolda Jabar) itu dari awal sudah kita laksanakan dan akan terus kita tingkatkan ke depan,” tegasnya.

    Dari berbagai prinsip tersebut, Reydian memberikan penekanan khusus pada aspek kolaboratif. Ia menyadari bahwa Polantas tidak bisa bekerja sendiri di lapangan tanpa dukungan pihak lain.

    “Kami didukung oleh seluruh stakeholder terkait, mulai dari lima pilar keselamatan jalan hingga rekan-rekan media. Terima kasih sudah mendukung kami selama ini, dan kami berharap ke depan dukungan tersebut tidak berkurang,” tutur Reydian.

    Sebagai upaya memotivasi jajaran di tingkat wilayah, Ditlantas Polda Jabar juga memberikan penghargaan (reward) kepada para Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) yang menunjukkan kinerja positif.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang dipantau setiap bulannya dalam kurun waktu satu tahun terakhir, terhitung hingga Agustus 2026.

    “Jadi setiap bulan sekali kami mengevaluasi kinerja dari Kasat Lantas. Indikatornya meliputi aspek operasional, manajemen media, regident (registrasi dan identifikasi), hingga gakkum (penegakan hukum),” ungkap Dir Lantas.

    Ia berharap, melalui evaluasi yang komprehensif dan pemberian penghargaan ini, visi Korlantas Polri untuk menghadirkan sosok Polantas yang Presisi dapat benar-benar terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Bandung, 22 September 2026

  • Polda Jabar Pastikan Pengawalan Ketat 4 Tim Peserta FIFA U-17, Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menegaskan kesiapannya dalam mengamankan perhelatan turnamen sepak bola internasional FIFA U-17 yang pertandingannya turut digelar di kawasan Soreang, Kabupaten Bandung.

    Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol Reydian Kokrosono menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan gelar pasukan untuk memastikan seluruh personel siap mengamankan jalannya turnamen, khususnya di sektor arus lalu lintas.

    “Kemarin sudah gelar pasukan, pengamanan FIFA U-17 di Soreang. Semua sudah siap, lalu lintas pun sudah siap,” kata Reydian di Markas Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

    Kombes Reydian menjelaskan, skema pengamanan ini berada di bawah arahan langsung Markas Besar (Mabes) Polri. Pihaknya juga rutin melakukan evaluasi harian untuk menentukan skala prioritas pengamanan operasional di lapangan dari hari ke hari.

    Terkait dengan mobilitas kelancaran para pemain dan ofisial, Ditlantas Polda Jabar menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan jajaran Polda Metro Jaya.

    Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa terdapat empat tim negara peserta yang dijadwalkan bertanding di wilayah Soreang. Keamanan serta keselamatan mobilitas mereka di jalan raya menjadi fokus utama kepolisian daerah.

    “Tim dari empat negara yang berlaga di Soreang harus kami jamin keamanan dan keselamatannya, terutama di jalan. Jadi pengawalan, kemudian pengamanan rute perjalanan dilakukan secara melekat, dari mulai masa latihan sampai hari pertandingan,” jelasnya.

    Ia juga memastikan pembagian tugas pengamanan wilayah antar-Polda telah terstruktur dengan jelas untuk menjamin kelancaran estafet pengawalan.

    “Untuk di Jakarta, jajaran Jakarta Metro (Polda Metro Jaya) yang mengamankan. Sementara di wilayah Jawa Barat, kami yang mengamankan,” tutup Kombes Reydian.

    Bandung, 22 September 2026

  • Polresta Bogor Kota Intensifkan Patroli KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

    Kota Bogor-Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di sejumlah wilayah Kota Bogor.

    Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan keamanan, serta melakukan pemantauan situasi dan berdialog dengan masyarakat.

    Melalui kegiatan Patroli KRYD ini, Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan meningkatkan pelayanan serta perlindungan kepada warga.

    Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

  • Keseruan Nobar Persib di Polresta Bogor Kota

    Kota Bogor-Malam penuh semangat, sorak sorai, dan kebersamaan mewarnai acara Nonton Bareng (Nobar) Persib di Polresta Bogor Kota. Mulai dari kick-off hingga peluit panjang berbunyi, antusiasme para Bobotoh yang hadir tak pernah surut.

    Meski kali ini Maung Bandung belum berhasil meraih gelar juara, semangat dan rasa bangga untuk terus mendukung tidak pernah padam. Karena sejatinya, kemenangan bukan hanya tentang trofi, tetapi juga tentang loyalitas, kebersamaan, dan cinta tanpa syarat kepada tim kebanggaan.

    Terima kasih kepada seluruh Bobotoh yang telah hadir dan menjaga suasana tetap aman, tertib, dan penuh sportivitas. Mari terus tunjukkan bahwa dukungan terbaik lahir dari sikap yang dewasa dan saling menghormati.

    Sampai jumpa di pertandingan berikutnya. Terus berjuang, terus percaya.

  • PLH Kapolresta Bogor Kota Pimpin Pemberian Penghargaan kepada Personel Berprestasi

    Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan pemberian penghargaan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, kinerja, serta partisipasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh PLH Kapolresta Bogor Kota KBP Budhi Batara P., S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kontribusi personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, PLH Kapolresta Bogor Kota menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pengabdian. Penghargaan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga profesionalisme, serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh rasa kebersamaan. Melalui pemberian penghargaan ini, Polresta Bogor Kota menegaskan komitmennya untuk memberikan apresiasi kepada setiap personel yang berprestasi dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mendorong seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Kota Bogor- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, telah dilaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kota Bogor yang bertempat di Masjid Al-Isra Polresta Bogor Kota.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang keteladanan, perjuangan, serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. Melalui keteladanan Rasulullah SAW, seluruh peserta diajak untuk senantiasa mengamalkan sikap toleransi, saling menghormati, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi terciptanya suasana Kota Bogor yang aman, damai dan kondusif.

    Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengimplementasikan akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.

    Masjid Al-Isra Polresta Bogor Kota menjadi tempat pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

  • Polwan Goes to School, Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Pelajar SMPN 22 Kota Bogor

    Kota Bogor-Dalam rangka mendekatkan Polri dengan generasi muda, jajaran Polisi Wanita (Polwan) melaksanakan kegiatan Polwan Goes to School di SMPN 22 Kota Bogor.

    Kegiatan ini menjadi momentum bagi para Polwan untuk berinteraksi secara langsung dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya kedisiplinan, etika dalam pergaulan, keamanan dan keselamatan, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

    Dengan suasana yang edukatif dan komunikatif, para pelajar diajak untuk menjadi generasi muda yang cerdas, percaya diri, bertanggung jawab, serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.

    Melalui program Polwan Goes to School, Polri terus berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan dan menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa.

    Polwan hadir, menginspirasi, dan bersama pelajar mewujudkan generasi muda Kota Bogor yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi

  • POLRI SIAPKAN 140 PERSONEL DVI, 13 KELUARGA KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8 DIAMBIL SAMPEL DNA

    Polri terus memperkuat proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 dengan menyiapkan 140 personel Disaster Victim Identification (DVI) yang ditempatkan dalam dukungan operasi, sekaligus melakukan pengambilan data ante mortem (AM) dan sampel DNA dari keluarga korban.

    Sebanyak 140 personel DVI tersebut terdiri dari tim DVI Polda Kalimantan Selatan, Polda Jawa Timur, dan Pusdokkes Polri yang telah disiapkan untuk mendukung proses identifikasi korban di posko yang telah ditentukan.

    Sementara itu, pengambilan data ante mortem dan sampel DNA terhadap keluarga korban di Kabupaten Garut dilakukan oleh Biddokkes Polda Jawa Barat, sebagai unsur di luar tim DVI yang telah disiapkan di posko tersebut.

    Kegiatan pengambilan sampel DNA dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) mulai pukul 10.30 WIB, bertempat di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengumpulan data ante mortem dan sampel DNA keluarga merupakan bagian penting dalam proses identifikasi korban.

    “Polri terus memperkuat proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8. Pengambilan data ante mortem dan sampel DNA keluarga dilakukan untuk mendukung proses pencocokan dengan data post mortem korban yang ditemukan.”

    Dalam kegiatan yang dilakukan Biddokkes Polda Jabar di Garut, sebanyak 13 orang keluarga korban menjalani pengambilan sampel DNA.

    Dari jumlah tersebut, 2 orang merupakan keluarga korban yang telah meninggal dunia, sedangkan 11 orang merupakan keluarga korban yang masih dalam pencarian.

    Pengambilan sampel menggunakan metode Buccal Swab, yaitu pengambilan sampel melalui usapan rongga mulut.

    Seluruh sampel DNA tersebut kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri pada Rabu (16/9/2026) pukul 06.30 WIB untuk pemeriksaan dan proses pencocokan lebih lanjut.

    Kegiatan pengambilan data dan sampel DNA dipimpin oleh Kasidokkes Polres Garut dan berlangsung dengan lancar. Keluarga korban juga kooperatif dalam memberikan data serta sampel yang diperlukan.

    Untuk mendukung proses identifikasi korban, Polri menyiapkan tiga unsur Tim DVI dengan total 140 personel, yaitu:

    1. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan – 66 personel
    • Dokter/Dokter Gigi Spesialis: 2 orang, termasuk 1 spesialis forensik
    • Dokter Umum: 3 orang
    • Dokter Gigi Umum: 2 orang
    • Perawat: 25 orang
    • Tenaga Kesehatan lainnya: 6 orang
    • Personel Umum: 28 orang

    Total: 66 personel.

    1. Tim DVI Polda Jawa Timur – 56 personel
    • Dokter/Dokter Gigi Spesialis: 4 orang
    • Dokter Umum: 9 orang
    • Dokter Gigi Umum: 1 orang
    • Perawat: 28 orang
    • Tenaga Kesehatan lainnya: 6 orang
    • Personel Umum: 8 orang

    Total: 56 personel.

    1. Tim DVI Pusdokkes Polri – 18 personel
    • Dokter/Dokter Gigi Spesialis: 7 orang, termasuk 4 spesialis forensik
    • Dokter Umum: 3 orang
    • Dokter Gigi Umum: 1 orang
    • Perawat: 3 orang
    • Tenaga Kesehatan lainnya: 2 orang
    • Personel Umum: 2 orang

    Total: 18 personel.

    Dengan demikian, total kekuatan Tim DVI yang disiapkan Polri di posko mencapai 140 personel.

    Sementara pengambilan sampel DNA keluarga korban yang dilakukan Biddokkes Polda Jabar di Garut merupakan dukungan tersendiri, di luar 140 personel Tim DVI yang telah disiapkan di posko.

    Pengumpulan data ante mortem dilakukan untuk memperoleh informasi pembanding dari keluarga korban. Sampel DNA keluarga selanjutnya akan digunakan dalam proses pemeriksaan dan pencocokan dengan data post mortem korban yang ditemukan.

    Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses identifikasi yang dilakukan secara terintegrasi oleh jajaran DVI Polri.

    “Setiap data yang dikumpulkan menjadi bagian penting dalam proses identifikasi. Polri melalui jajaran DVI dan Dokkes terus bekerja secara terintegrasi untuk memastikan proses identifikasi dilakukan secara tepat dan dapat memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Jum’at (18/9/2026)

    Polri terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur terkait dalam penanganan KM Virgo Transport 8. Selain mendukung proses pencarian dan evakuasi, Polri memberikan perhatian terhadap proses identifikasi korban melalui pengerahan personel DVI dan pengumpulan data ante mortem dari keluarga.